FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEBERHASILAN BELAJAR DAN PENGAJARAN BERBASIS HASIL ANALISIS WAWANCARA




A.     IDENTITANS GURU

      Description: E:\PAK HHH.jpg                                                    Nama                                    : Panji Setya wibowo, S.Pd.
                                                    Alamat                                  : Jl. Terusan Piranha
                                                    Tempat Mengajar                  : SMKN 5 Malang
                                                    Guru Bidang Study                : Bimbingan Konseling
                                                    Status                                    : Sudah Menikah

                                          












B.     IDENTITANS SISWI

Description: E:\C360_2016-11-07-11-22-42-632.jpg            Nama                           : Choirul Indry O.
            Alamat                         : Wendit Utara
            Nama Sekolah              : SMKN 5 Malang
            Umur                            : 18
            Riwayat Pendidikan      : SDN mangliwan 1
                                                  MTS Hasyim Asyhri
                                                  SMKN 5 Malang
            Hoby                            : Gambar
            Cita-Cita                      : Desainer interior


A.     KISI-KISI PERTANYAAN KEPADA GURU
1.      Berapa lama bapak mengajar ?
2.      Bapak mengajar mata pelajaran apa ?
3.      Model pembelajaran seperti apa yang bapak terapkan kepada siswa-siswi di kelas ?
4.      Bagaimana siswa-siswi bapak dalam merespon dalam proses pembelajaran ?
5.      Bagaimana proes pembelajaran antara guru dengan siswa itu dikatakan berhasil ?
6.      Apakah faktor-faktor pendukung proses pembelajaran ?
7.      Apakah faktor-faktor penghambat proses pembelajaran ?
8.      Apakah pemberian hukuman dan hadiah kepada siswa-siswi dapat mendukung keberhasilan dalam proses pembelajaran  ?


B.     KISI-KISI PERTANYAAN KEPADA SISWA
1.      Mata pelajaran apa yang anda sukai ?
2.      Mengapa andai suka mata pelajaran tersebut ?
3.      Model pembelajaran seperti  apa yang guru anda terapkan di kelas ?
4.      Apakah anda suka dengan model pembelajaran tersebut ?
5.      Media apa saja yang sering dipakai gurumu di kelas ?
6.      Apakah sifat guru mempengaruhi keberhasilan anda dalam memahami materi belajar ?
7.      Apakah guru anda memberikan kebebesan berkreasi, dan mengeluarkan ide-ide atau kereativitas yang anda punya dalam proses pembelajaran ?
8.      Menurut anda , Model pembelajaran seperti apa yang paling tepat untuk diterapkan dalam proses pembelajaran ?







A.     HASIL PERTANYAAN (TANYA JAWAB) DENGAN GURU
1.      3 tahun
2.      Bimbingan konseling
3.      Kalau diluar kelas itu antara lain layanan dalam penyelesaian masalah, bimbingan siswa-siswi, pemberian arahan kepada siswa-siswi dan lain sebagainya.
Sedangkan di dalam kelas itu antara lain layanan dasar, informasi, berkreasi, layanan kelas, pengumpulan data, diskusi kelompok, dan lain sebagainya.
4.      Responnya yaitu siswa lebih aktif karena ini sekolah kejuruan siswa lebih suka praktek daripada teori tetapi tetap ada teori karena siswa harus bisa mengembangkan teori tersebut dalam bentuk peraktek, oleh sebab itu untuk mata pelajaran matematika dan bahasa indonesia disini kurang, tetapi untuk praktek siswa sangat senang walaupun jam belajar disini lama tetapi siswa-siswi tetap melaksanakannya.
5.      Apabila siswa menguasai pelajaran dalam bentuk pemahanan mereka dan menerapkannya dalam kehidupan masyarakat.
Mencapai KKN
6.      Faktor pendukungnya antara lain :
·        Fasilitas bagus
·        Akses internet tersedia setiap kelas
·        Gurunya berkualitas
7.      Faktor penghambatnya antara lain :
·        Ada beberapa guru yang individual (seperti meninggalkan kelas demi keluarga)
·        Inputan siswa baru yang masuk tidak disesuaikan dengan kognitif yang ia punya, sehingga akan menghambat/memperlama proses pembelajaran.
·        Terlalu banyak siswa-siswi dan sedikit guru
·        Siswa-siswi di sekolah lebih mencari nilai bukan ilmu
8.      Berpengaruh, tapi kadang hukuman yang bersifat ringan seperti tindakan bolos , terlabat berupa hukuman poin , siswa masih mengulangi perbuatan tersebut. Sedangkan hukuman yg berat berupa materai siswa biasanya tidak mengulangi tidakannya tersebut karena takut dikeluarkan dari sekolah.
Pemberian hadiah disini ditunjukkan untuk siswa-siswi yang berprestasi, apresiasi dikelas berupa tepuk tangan itu sudah sering dilakukan oleh sekolah ini.

B.     HASIL PERTANYAAN (TANYA JAWAB) DENGAN SISWI
1.      SBK (Seni Budaya dan Keterampilan)
2.      Karena saya suka dibidang seni seperi menggambar kak
3.      Pertama guru memberikan materi terus dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kemudian dilanjutkan dengan praktek
4.      Kurang suka kak, karena saya lebih suka praktek dari pada teori
5.      Kalau untuk media tergantung materinya, kalau materi tentang jaringan memakai media yang berhubungan dengan jaringan, kalau meterinya tentang komputer memakai media tentang komputer. Tetapi biasanya kalau guruku memberikan teori itu memakai laptop dan LCD yang kemudian menjelaskan materi dalam bentuk power point.
6.      Tidak kak, karena walaupun guru tersebut sifatnya suka marah,baik, cuek tetapi kalau saya suka pelajaran tersebut, sifat guru tersebut  tidak berpengaruh terhadap pemahaman materi yang saya dapatkan.
7.      Iya kak, karena biasanya guru kami itu menjelaskan materi dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kemudian ada praktek, dipraktek ini guru memberikan keluasan bagi kami dalam peraktek supaya kami berimajinasi sendiri dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
8.      Menurut saya kak, model pembelajaran yang paling tepat itu adalah guru tetap memberikan teori tetapi siswa  ini harus lebih bisa mengembangkan teori tersebut dalam bentuk praktek dengan mengandalkan kemampuan dan sisi kereativ  yg dimiliki siswa kemudian mengkaitkan dengan teori tersebut.






PEMBAHASAN
Dari hasil analisis wawancara diatas bahwa pendapat-pendapat guru dan siswa tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap proses belajar dan pengajaran ada kaitannya dengan beberapa teori terkemuka diantaranya :
1.      Teori behavioristik
Dari hasil wawancara antara guru dan siswa diatas ada kaitannya dengan teori behavioristik terlihat pada sesi tanya jawab tentang pemberian hukuman dan hadiah, bahwa apabila peserta didik diberikan hukuman dan hadiah maka siswa tersebut akan mengeluarkannya dalam bentuk tingkah laku, seperti pemberian hukuman terhadap siswa yang bolos dalam bentuk poin, maka siswa itu akan mengulangi tindakannya tersebut dikarenakan hukuman itu terlalu ringan untuk meraka, tetapi kalau pemberian hukuman untuk tindakan yg berat dengan hukuman yang bermaterai maka siswa itu tidak akan melakukan tindakan tersebut karena takut dikeluarkan dari sekolah.
Sedangkan dalam pemberian hadian diutamakan untuk siswa-siswi yang berprestasi, padahal pemberian hadiah untuk siswa-siswi yg berperestasi ini akan menimbulkan anggapan dari siswa yang lain bahwa mereka percuma belajar yang rajin karena sudah ada siswa yg lebih pintar dan sering mendapat hadiah/penghargaan, oleh sebab itu akan membuat sisi kreatif siswa yang lain menjadi turun, jadi dari analisis wawancara dengan guru dan siswa yg dikaitkan dengan teori behavioristik berpatokan pada perubahan tingkah laku dari peserta didik dalam proses pembelajaran, baik diakibatkan oleh hukuman ataupun pemberian hadiah. Sehingga teori ini tidak menekankan sisi kreativitas peserta didik. Dan juga faktor penghambat seperti guru yang individual, terlalu banyak siswa dan sedikitnya guru sehingga pengawasa guru terhadap peserta didik kurang dan mengakibatkan banyak perilaku peserta didik yang buruk. Oleh sebab itu  kurang mendukung keberhasilan belajar dan pengajaran.
2.      Teori kognivistik dan teori konstruktivistik
Dari hasil wawancara antara guru dan siswa diatas ada kaitannya dengan teori kognivistik dan teori konstruktivistik  terlihat pada sesi tanya jawab pada siswa poin ke 7 tentang memberikan kebebesan berkreasi, dan mengeluarkan ide-ide atau kereativitas yang dimiliki peserta didik dalam proses pembelajaran, dari jawaban siswa tersebut dapat di jelaskan bahwa guru memberikan kebebasan kepada siswa untuk belajar, mengambil ilmu dari berbagai sumber belajar yang membuat siswa tersebut nyaman dan dapat lebih memahami materi sepenuhnya.
Kemudian siswa dituntut untuk berimajinasi,  berkreativitas, berfikir dan mengeluarkan kemampuan yang dimilliki pada saat proses pembelajran berlangsung. Dengan memanfaatkan faktor-faktor pendukung seperti fasilitas yg bagus, guru yg berkualitas, dan akses internet yang tersedia.Jadi pemberian kebebesan berkreasi, dan mengeluarkan ide-ide atau kereativitas yang dimiliki peserta didik dalam proses pembelajaran dapat mendukung keberhasilan belajar dan pengajaran.


KESIMPULAN
Dari hasil analisis wawancara diatas dengan guru dan siswa dapat ditarik kesimpulan bahwa keberhasilan proses pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya faktor pendukung seperti seperti fasilitas yg bagus, guru yg berkualitas, dan akses internet yang tersedia dan faktor penghambat seperti guru yang individual, terlalu banyak siswa dan sedikitnya guru dan Siswa-siswi di sekolah lebih mencari nilai bukan ilmu, inputan siswa baru yang masuk tidak disesuaikan dengan kognitif yang ia punya, sehingga akan menghambat/memperlama proses pembelajaran.
 Faktor  pendukung diatas harus bisa dimanfaatkan oleh peserta didik dan guru untuk menunjang keberhasilan dalam proses belajar dan pengajaran. Serta bagaimana siswa dalam mengembangkan potensi/kemampuan yang ia miliki dalam proses pembelajaran. Dan guru harus membimbing peserta didik tersebut dalam mengembangkan kemampuannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH TEORI ATRIBUSI DALAM PEMBELAJARAN

GERAKAN DAN ORGANISASI ISLAM MODERN DI INDONESIA

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA IMPLEMENTATIF DALAM ERA GLOBALISASI