MAKALAH UJIAN AKHIR MATA KULIAH TEORI PEMBELAJARAN DENGAN JUDUL MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR



KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “ MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR
           Makalah ini berisikan tentang pengertian dari mind mapping, manfaat dari mind mapping, .kelebihan dan kekurangan dari metode mind mapping, dan langkah – langkah dalam menggunakan mind mapping dalam proses belajar mengajar.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.


Malang, 03 Desember 2016

                                                                                                    Penyusun




DAFTAR ISI

halaman
KATA PENGANTAR................................................................................................ i
DAFTAR ISI.............................................................................................................. ii
BAB I  PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang Masalah ......................................................................................... 1
1.2 Perumusan Masalah............................................................................................... 2
1.3 Tujuan Penulisan.................................................................................................... 2         
BABIIPEMBAHASAN
2.1PengertianMind Mapping........................................................................................ 3
2.2  Fungsi Mind Mapping............................................................................................ 4
2.3 ParaPembuat Mind Mapping DalamSejarah........................................................... 4
2.4Perbedaan Mind Mapping DenganTulisanBiasa....................................................... 4
2.5 Mind Mapping Memanfaatkan Belaha Otak Kanan Dan Otak Kiri.......................... 5
2.6Langkah -  Langkah SebelumMembuat Mind Maping.............................................. 6
2.7Langkah -  Langkah DalamMembuat Mind Mapping............................................... 7
2.8Kelebihan Dan Kekurangan Mind Mapping............................................................. 8




BABIII  PENUTUP
3.1 Kesimpulan, 9
3.2 Saran..................................................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................. 10
















BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah
Dalam proses belajar mengajar, penggunaan metode pengajaran yang tepat akan sangat berpengaruh terhadap ketercapaian pemahaman murid. Tentunya semua metode pengajarn yang pernah diterapkan selama ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. Terlepas dari semua itu, metode pengajaran yang sering diterapkan oleh guru-guru kita saat ini adalah cenderung untuk hanya mengaktifkan salah satu sisi otak sang murid saja. Karena pada hakekatnya otak manusia terbagi menjadi dua, yaitu otak kiri dan otak kanan.
Kedua belahan otak manusia ini memiliki tugas dan cara kerja yang berbeda. Otak kiri bekerja untuk hal-hal yang terkait dengan kata, angka dan daftar. Sementara otak kanan berkerja untuk hal-hal yang terkait dengan kesadaran, imajinasi, warna, keindahan. Sebagaimana dua kaki dan tangan, aktivitas manusia akan mudah dikerjakan bila kedua pasang organ tersebut bekerja dengan baik. Tentunya berjalan dengan dua kaki akan jauh lebih optimal dibandingkan dengan jalan satu kaki. Demikianlah perumpamaannya dengan otak kita.
Umumnya manusia hanya memfungsikan salah satu otaknya saja, ada yang dominan otak kirinya adapula yang dominan otak kanannya. Bisa dibayangkan bagaimana luar biasanya otak manusia bila kedua belahan otaknya dapat dioptimalkan.
Begitu juga siswa dalam belajar, jika siswa bisa mengaktifkan dua sisi otaknya secara efektif, maka penulis yakin mereka akan dengan mudah menerima pelajaran yang diberikan guru kepada siswa. Bukan hanya itu, kemampuan logika anak akan lebih berkembang ketimbang mereka harus menghafal kata demi kata dan kalimat demi kalimat. Metode pengajaran/pemberlajaran yang dapat mengoptimalakan kedua belah sisi otak manusia tersebut adalah metode mind mapping (Peta Pikiran).

1.2  Perumusan Masalah
1.    Apa itu model pembelajaran mind mapping?
2.    Bagaimana penggunaan mind mapping?
3.     Apa manfaat dari penggunaan mind mapping?
4.    Bagaimana aplikasinya pada pembelajaran biologi ?
5.    Siapa saja penemu metode mind mapping?
6.    Apa saja kelebihan dan kelemahan dari metode mind mapping ?
7.    Apa perbedaan dari mind mapping dengan tulisan biasa?

1.3  Tujuan Penulisan
1.    Untuk mengetahui pengertian dari model pembelajaran mind map
2.    Untuk mengetahui bagaimana penggunaan mind map
3.    Untuk mengetahui manfaat dari penggunaannya
4.    Untuk mengetahui pembuat mind map
5.    Untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Belajar dan Pembelajaran


















BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Pengertian Mind Mapping
Mind mapping adalah merupakan cara mencatat yang menyenangkan, cara mudah dan  mengeluarkan informasi dan ide baru dalam otak[1].
Mind map adalah cara mencatat yang kreatif dan efektis, cara mudah memasukkan dan mengeluarkan informasi dalam otak, mind map menggunakan warna, simnol, kata, garis lengkung, dan gambar yang sesuai dengan cara kerja otak[2].
Pemetaan  pikiran yang dikemukakan oleh Buzan ini didasarkan pada kenyataan bahwa otak manusia terdiri dari satu juta juta sel otak atau setara dengan 167 kali jumlah manusia di bumi, sel-sel otak tersebut terdiri dari beberapa bagian, ada bagian pusat (nukleus) dan ada sejumlah bagian cabang yang memencar ke segala arah, sehingga tampak seperti pohon yang menumbuhkan cabang ke sekelilingnya[3].
Kita bisa membandingkan mind map dengan peta kota. Pusat mind map miripdengan pusat kota. Pusat mind map mewakili ide terpenting. Jalan-jalan utama yang menyebar dari pusat mewakili pikiran-pikiran utama dalam proses pemikiran kita, jalan-jalan sekunder mewakili pikiran-pikiran sekunder, dan seterusnya. Gambar-gambar atau bentuk-bentuk khusus dapat mewakili area-area yang menarik atau ide-ide menarik tertentu.
Dengan membuat sendiri peta pikiran siswa “melihat” bidang studi itu lebih jelas, dan mempelajari bidang studi itu lebih bermakna. Para siswa cenderung lebih mudah belajar dengan catatannya sendiri yang menggunakan bentuk huruf yang mereka miliki dan ditambah dengan pemberian warna yang berbeda disetiap catatan mereka. Dibandingkan dengan membaca buku teks mereka merasa kesulitan ketika persiapan akan menghadapi ujian.

2.2  Fungsi Mind Mapping
1.      Mempermudah dalam mengingatkan informasi;
2.      Mempermudah memperoleh ide;
3.      Belajar menjadi efektif dan efisien;
4.      Menjadikan hidup lebih krestif;
2.3  Para Pembuat Mind Mapping Dalam Sejarah
1.      Charles Darwin selaku ahli biologi
2.      Galileo Galilei selaku penemu thermometer
3.      Albert Einsten selaku penemu hukum relativitas
4.      Thomas Edison selaku penemu bola lampu[4]

2.4  Perbedaan Mind Mapping dengan Tulisan Biasa
Berikut adalah perbedaan antara Tulisan Biasa dan Mind Mapping :
a.  Tulisan Biasa
Ø  Hanya berupa tulisan-tulisan saja
Ø  Hanya dalam satu warna
Ø  Untuk mereview ulang memerlukan waktu yang lama
Ø  Waktu yang diperlukan untuk belajar lebih lama
b.   Mind Mapping
Ø  Berupa tulisan, symbol dan gambar
Ø  Berwarna-warni
Ø  Untuk mereview ulang diperlukan waktu yang pendek
Ø  Waktu yang diperlukan untuk belajar lebih cepat dan efektif
Ø  Membuat individu menjadi lebih kreatif

            Dari uraian tersebut, peta pikiran (mind mapping) adalah satu teknik mencatat yang mengembangkan gaya belajar visual. Peta pikiran memadukan dan
mengembangkan potensi kerja otak yang terdapat di dalam diri seseorang. Dengan adanya keterlibatan kedua belahan otak maka kan memudahkan seserorang untuk mengatur dan mengingat segala bentuk informasi, baik secara tertulis maupun secara verbal. Adanya kombinasi warna, simbol, bentuk dan sebagainya memudahkan otak dalam menyerap informasi yang diterima.

2.5  Mind Mapping Memanfaatkan Belahan Otak Kanan dan Otak Kiri
     System pendidikan cenderung berfokus pada otak kiri dan kurang memanfaatkan otak kanan dengan membuat mind map, kita telah memanfaatkan dua belahan otak yaitu otak kanan dan otak kiri.
     Pembagian dua belahan otak ini dikemukakan oleh professor Robert Ornstein yakni[5],
Tabel 2.2
Keterampilan Otak Kanan dan Otak Kiri
Otak Kiri
Otak Kanan
·        Kata –kata
·        Logika
·        Angka
·        Uraian
·        Analisis
·        Daftar

·        Irama
·        Kesadaran ruang
·        Gestalt (gambar keseluruhan)
·        Imajinasi
·        Melamun
·        Warna
·        Dimensi












2.6  Langkah – Langkah Sebelum Membuat Mind Mapping
            Langkah -  langkah yang harus diperhatikan ketika akan membuat mind map, bahan bacaan yang berasal dari buku teks, yaitu :
1.      Membaca teks secara keseluruhan
             Dengan membaca teks secara menyuruh maka akan mengetahui isi cerita. Sewaktu membaca teks beri tanda pada kata – kata yang dianggap penting untuk mencatat di mind map.
2.      Mengenali tipe teks
             Sebelum membuat mind map, maka harus menemukan desain yang cocok untuk masing -  masing teks yang spesifik. Setalah membaca teks maka akan mengetahui desain yang sesuai untuk mind map yang akan dibuat. Secara sederhana sebuah teks dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok :
a.       Komparasi (perbandingan)
      Sebuah teks dikategorikan komparasi apabila teks tersebut terdapat
perbandingan antara A dan B, antara yang baik dan yang jelek dan sebagainya;
b.      Kronologi atau rangkaian peristiwa
      Teks tersebut mempunyai sebuah awal dan akhir yang jelas, misalnya biografi, sejarah, proses dan sebagianya. Desain ini biasanya sesuai engan arah jarum jam;
c.       Presentasi (paparan)
      Apabila cerita tanpa permulaan atau akhir yang jelas, apabila kata – kata dipaparkan tanpa urutan yang khusus, maka bisa didesain sesuai dengan keinginan;
3.      Menulis mind map

        Pada saat membaca maka telah memperoleh kata – kata penting yang telah diberi tanda, tahap ini adalah tahap menulis kata – kata penting pada mind map. Setelah menulis kata utama maka dihubungkan dengan garis hubung pada kata-kata yang menjadi cabang dari kata – kata utama[6].
2.7  Langkah – Langkah Dalam Membuat Mind Mapping
1.      Siapkan kertas kosong, mulai dari bagian tengah;
2.      Pada bagian tengah tulis topik utama, bisa juga menggunakan gambar atau foto;
3.      Hubungkan cabang – cabang utama ke topic utama dan hubungkan cabang – cabang utama pada ranting yang merupakan sub topic utama;
4.      Gunakan garis hubung yang melengkung;
5.      Gunakan warna ;
6.      Gunakan kata kumci pada setiap garis hubung;
7.      Gunakan gambar[7]
        Contoh bentuk mind map dengan tema utama ‘Tujuh belasan”. Dan cabangnya adalah hias kota dan tirakatan dan kemudian diikuti dengan sub -  sub cabang.
Beberapa unsur penting mind mapp dalam pembelajaran yang memberikan manfaat pada proses pembelajaran itu sendiri adalah sebagai berikut :
  Gambar, karena gambar bermakna seribu kata dan akan membantu siswa menggunakan imajinasinya.
  Warna, karena akan menambah energi kepada pemikiran kreatif bagi siswa.
  Hubungan cabang-cabang, karena mengikuti cara kerja otak yang bekerja menurut asosiasi, hal ini akan mempermudah siswa mengerti dan mengingat.
  Garis melengkung, karena garis lurus akan membuat siswa bosan.
  Katakunci, karena akan memberikan lebih banyak daya dan fleksibilitas kepada mind map yang sedang dibuat.
2.8  Kelebihan dan Kekurangan Mind Mapping
a)             Kelebihan Mind Mapping adalah sebagai berikut:
1)  Dapat mengemukakan pendapat secara bebas
2)  Dapat bekerjasama dengan teman lainnya
3)  Catatan lebih padat dan jelas
4)  Lebih mudah mencari catatan jika diperlukan
5)  Catatan lebih terfokus pada infi materi
6)  Mudah melihat gambaran keseluruhan
7)  Membantu otak untuk: mengatur, mengingat, membandingkan dan membuat hubungan
8)  Memudahkan penambahan informasi baru
9)  Pengkajian ulan bisa lebih cepat
10)    Setiap peta bersifat unik
b)          Kelemahan Mind Mapping
1)    Hanya siswa yang aktif yang terlibat
2)    Tidak sepenuhnya murid yang belajar
3)    Mind map siswa bervariasi sehingga guru akan kewalahan memeriksa mind map siswa[8].










BAB III
PENUTUP
1.         Kesimpulan
Konsep Mind mapping asal mulanya diperkenalkan oleh Tony Buzan tahun 1970-an. Menurutnya mind map adalah sistem penyimpanan, penarikan data, dan akses yang luar biasa untuk perpustakaan raksasa, yang sebenarnya ada dalam otak manusia yang menakjubkan.
Mind mapping merupakan tehnik penyusunan catatan demi membantu siswa menggunakan seluruh potensi otak agar optimum. Caranya, menggabungkan kerja otak bagian kiri dan kanan. Metode ini mempermudah memasukan informasi kedalam otak dan untuk kembali mengambil informasi dari dalam otak. Mind mapping  merupakan teknik yang paling baik dalam membantu proses berfikir otak secara teratur karena menggunakan teknik grafis yang berasal dari pemikiran manusia yang bermanfaat untuk menyediakan kunci-kunci universal sehingga membuka potensi otak
2.         Saran
1.      Konsep mind mapping memang harus digunakan, agar siswa dapat lebih mudah memahami suatu pelajaran.
2.      Penggunaan mind mapping harus dengan penuh warna dan gambar agar tiak monoton.
3.      Mind mapping juga bisa menjadi cara alternatife agar siswa lebih semangat untuk belajar.







DAFTAR PUSTAKA
1.         Buzan, Tony. 2005. Buku Pintar Mind Maps. Jakarta : Gramedia.
2.         Svantesson. Ingemar.2004 Learning Maps and Memori Skills.Jakarta: Gramedia.
3.         http://miyazakiannisha.blogspot.com/2012/01/tentang-mind-mapping.html


[1] Tony Buzan, Buku Pintar Mind Map (Jakarta; Gramedia,2005), hh 4
[2]  Ibid, hh 6-7
[3]  Ibid, hh 30

[5] Ibid, hh 9-12
[6]Ingemar Svantesson, Learning Maps and Memori Skills (Jakarta; Gramedia, 2004), hh 127-129
[7] Tony Buzan, op.cit;hh.21
[8] http://miyazakiannisha.blogspot.com/2012/01/tentang-mind-mapping.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH TEORI ATRIBUSI DALAM PEMBELAJARAN

GERAKAN DAN ORGANISASI ISLAM MODERN DI INDONESIA

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA IMPLEMENTATIF DALAM ERA GLOBALISASI